Saturday, 10 October 2026
Hot

Kenali Pemicu Baterai HP Meledak dan Tips Mencegahnya

Ketahui pemicu baterai ponsel terbakar atau meledak, tanda-tanda kerusakan fisik, serta panduan pencegahan agar perangkat tetap aman digunakan.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Kerusakan komponen baterai lithium-ion pada ponsel pintar dapat memicu ledakan akibat panas berlebih dan reaksi kimia berantai, Sabtu (10/10/2026).

Masalah paling umum yang menyebabkan gangguan tersebut adalah peningkatan suhu yang melampaui batas wajar. Baterai yang sedang diisi atau prosesor yang dipaksa bekerja terlalu keras dapat memicu fenomena pelarian termal.

Kondisi pelarian termal tersebut membuat baterai menghasilkan panas berlebih hingga akhirnya terbakar. Gangguan ini umumnya berakar dari ketidakseimbangan susunan kimiawi pada elektroda positif dan negatif di dalam baterai.

Article ad in the middle of article

Selain beban kerja prosesor, kerusakan fisik seperti benturan akibat terjatuh atau bodi yang tertekuk turut mengganggu stabilitas baterai. Faktor lain mencakup paparan sinar matahari langsung, infeksi malware pada CPU, serta kegagalan sistem pengisian daya yang memicu korsleting.

Mengenali Gejala Awal Ponsel Rusak

Ponsel tidak menyediakan sistem notifikasi otomatis untuk memperingatkan pengguna saat baterai berada di ambang kerusakan fatal. Namun, tanda fisik dapat dikenali melalui munculnya suara mendesis, bunyi meletup, atau aroma plastik dan zat kimia terbakar.

Pengguna juga patut curiga jika bodi perangkat terasa luar biasa panas saat disentuh ketika pengisian daya berlangsung. Kabel pengisi daya sebaiknya segera dilepas jika kondisi panas berlebih tersebut mulai terdeteksi.

Gejala kritis lainnya terlihat dari pembengkakan baterai yang menyebabkan perubahan bentuk fisik smartphone. Kondisi ini biasanya ditandai oleh layar yang mencuat, sasis membuncit, atau perangkat yang tidak lagi rata saat diletakkan di permukaan datar.

Langkah Pencegahan Bahaya Ledakan

Guna meminimalkan risiko benturan fisik, pemakaian pelindung ponsel atau casing sangat dianjurkan untuk meredam dampak jatuh. Mantan Analis Seluler PCMag Steven Winkelman pernah mengalami insiden baterai terbakar dalam hitungan menit usai ponselnya terjatuh ke lantai.

Perangkat juga sebaiknya dioperasikan pada rentang suhu ideal antara 0 hingga 35 derajat Celcius. Paparan suhu ekstrem yang berkepanjangan dapat membuat komponen internal memuai maupun menyusut hingga memicu kerusakan permanen.

Kebiasaan mengisi daya ponsel di atas tempat tidur atau di bawah bantal juga harus dihindari karena berisiko memerangkap panas. Pengisian baterai disarankan dilakukan di atas permukaan datar yang keras, seperti meja.

Terkait manajemen daya, persentase pengisian baterai dianjurkan berada di kisaran 30 hingga 80 persen tanpa harus mencapai 100 persen. Pengguna juga disarankan memanfaatkan fitur pengisian daya malam hari perlahan serta selalu memakai pengisi daya orisinal dari pabrikan.

Article ad after last paragraph