Saturday, 17 October 2026
Hot

Buku Sally Rooney Dilarang Beredar di Inggris

Buku karya novelis Irlandia Sally Rooney dilarang beredar di Inggris usai berencana mendonasikan royalti kepada Palestine Action.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS – Penulis asal Irlandia, Sally Rooney, menghadapi pelarangan peredaran buku-bukunya di Inggris pada Oktober 2026 akibat keputusannya mendukung perjuangan Palestina, Sabtu (17/10/2026).

Penerbit Faber menghentikan pasokan seluruh karya sastrawan tersebut di Inggris guna menghindari pelanggaran undang-undang antiterorisme. Langkah hukum ini dipicu oleh niat Rooney menyalurkan royalti hasil penjualannya kepada Palestine Action yang dikategorikan pemerintah setempat sebagai organisasi teroris.

Penulis berusia 35 tahun itu memang dikenal vokal menyuarakan solidaritas kemanusiaan, termasuk menyatakan dukungannya terhadap gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS). Keterlibatannya dalam mendukung Palestine Action secara terbuka berujung pada penghentian distribusi karya-karyanya di pasar Britania Raya.

Article ad in the middle of article

Karier Sastra dan Rekam Jejak Prestasi

Sally Rooney lahir di Castlebar, County Mayo, Irlandia, pada 20 Februari 1991 dari keluarga yang menghargai dunia kesenian. Ia menyelesaikan studi sarjana sastra Inggris di Trinity College Dublin dan sempat menyabet gelar debater terbaik Eropa pada 2013.

Kiprah kepenulisannya melesat lewat novel perdana Conversations with Friends pada 2017 sebelum merilis Normal People pada 2018 yang meraih Costa Book Award. Pengaruh sastranya kian kokoh melalui penerbitan novel Beautiful World, Where Are You pada 2021 serta Intermezzo pada 2024.

Secara keseluruhan, buku-buku Rooney telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan menembus angka penjualan lebih dari enam juta kopi di seluruh dunia. Khusus di Inggris, Normal People mencatatkan penjualan lebih dari satu juta eksemplar dan berhasil diadaptasi menjadi serial televisi oleh BBC bersama Hulu.

Kekuatan karya Rooney bertumpu pada dialog yang tajam dengan deskripsi efisien guna membedah ketegangan emosional serta kelas sosial generasi muda. Karakteristik prosa tersebut membuat banyak kalangan kritikus sastra menyematkan label kepadanya sebagai “novelis milenial pertama yang hebat.”

Meski mencetak keberhasilan komersial yang masif, novelis yang kini menetap di Irlandia ini tetap konsisten melontarkan kritik terhadap kapitalisme dan industri penerbitan. Ia terus memanfaatkan pengaruh globalnya untuk menyuarakan pandangan politik secara terbuka di ruang publik.

Sumber:
  • https://www.suara.com/lifestyle/2026/10/17/082408/profil-sally-rooney-penulis-yang-bukunya-dilarang-di-inggris-karena-pro-palestina
Article ad after last paragraph