Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Sebulan Menikmati Bali, Soyou Justru Terkejut Melihat Perubahan Berat Badannya

Soyou, mantan personel SISTAR, terkejut mendapati berat badannya turun menjadi 49,1 kg saat liburan sebulan di Bali, meskipun ia banyak makan dan berolahraga aktif.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS – Liburan panjang di Bali ternyata membawa pengalaman tak terduga bagi Soyou. Di tengah aktivitas wisata, yoga, olahraga, dan menikmati berbagai hidangan, mantan personel SISTAR itu justru mendapati berat badannya berada di angka terendah sejak tiba di Pulau Dewata.

Bali selama ini dikenal bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga tempat favorit untuk menikmati gaya hidup sehat dan wellness retreat. Pengalaman serupa dirasakan penyanyi asal Korea Selatan, Soyou, ketika menghabiskan waktu sekitar satu bulan di Pulau Dewata.

Perjalanan tersebut ia abadikan melalui vlog di kanal YouTube Soyougi. Selama berada di Bali, Soyou menjalani beragam aktivitas, mulai dari menjelajahi destinasi wisata, menikmati makanan, berbelanja, hingga mengikuti yoga dan berbagai latihan kebugaran.

Namun, ada satu momen yang justru membuat pelantun lagu Some itu terkejut. Saat menimbang tubuhnya, angka pada timbangan menunjukkan 49,1 kilogram. Hasil tersebut tidak ia duga karena selama berlibur Soyou mengaku tidak sedang menjalani program khusus untuk menurunkan berat badan.

Article ad in the middle of article

Tetap Banyak Makan, Berat Badan Malah Turun

Perubahan tersebut terasa semakin mengejutkan bagi Soyou karena selama berada di Bali ia merasa tetap menikmati makanan dalam jumlah cukup banyak. Bahkan, ia mengaku sengaja meningkatkan konsumsi karbohidrat karena sebenarnya ingin menambah berat badan.

Alih-alih fokus mengejar angka tertentu di timbangan, Soyou kemudian menetapkan target baru sebelum kembali ke Korea Selatan. Ia ingin lebih memusatkan perhatian pada pembentukan massa otot dengan memperbaiki pola makan sekaligus meningkatkan intensitas latihan.

Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana perjalanan wisata dapat berpadu dengan kebiasaan hidup aktif. Selama di Bali, agenda Soyou memang tidak hanya dipenuhi aktivitas rekreasi, tetapi juga berbagai kegiatan kebugaran dan relaksasi.

Menjajal Yoga hingga Sound Healing

Salah satu aktivitas yang dicoba Soyou adalah latihan peregangan dengan tubuh dalam posisi menggantung dan melayang menggunakan bantuan instruktur. Meski awalnya merasa sedikit takut, ia akhirnya dapat menikmati pengalaman tersebut setelah mencobanya.

Ia juga mengikuti sejumlah kelas yoga dan sound healing, sebuah aktivitas relaksasi yang memanfaatkan suara sebagai bagian dari pengalaman meditasi. Suasananya bahkan begitu menenangkan hingga Soyou sempat tertidur ketika mengikuti sesi tersebut.

Rangkaian aktivitas itu memperlihatkan sisi lain liburan di Bali. Perjalanan tidak selalu harus dipenuhi agenda mengunjungi tempat wisata, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk memperhatikan kebugaran, relaksasi, dan keseimbangan tubuh.

Pola Hidup Sehat Sudah Menjadi Perhatian Soyou

Perubahan komposisi tubuh Soyou sebenarnya telah menarik perhatian sejak pertengahan 2025. Dalam rutinitas kebugarannya, ia memberi perhatian pada pola makan sekaligus olahraga, termasuk memperbanyak konsumsi sayuran hijau tanpa menjadikan kelaparan sebagai metode diet.

Ia juga semakin menyadari pentingnya program olahraga yang lebih terstruktur seiring bertambahnya usia. Setelah mempelajari dan menyusun pola latihan selama sekitar satu setengah bulan, Soyou menyebut massa ototnya meningkat sekitar 1,2 kilogram, sementara lemak tubuhnya berkurang sekitar 5,5 kilogram.

Kardio yang sebelumnya sempat ia hindari karena khawatir kehilangan volume otot kini justru menjadi bagian penting dari latihan untuk menjaga bentuk tubuhnya.

Liburan yang Berubah Menjadi Perjalanan Wellness

Cerita Soyou di Bali memberi gambaran mengenai tren perjalanan yang semakin dekat dengan konsep wellness tourism. Berlibur tak lagi hanya berkaitan dengan destinasi dan kuliner, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun rutinitas yang lebih seimbang antara aktivitas fisik, relaksasi, dan menikmati waktu untuk diri sendiri.

Bagi Soyou, satu bulan berada di Bali akhirnya meninggalkan lebih dari sekadar pengalaman wisata. Dari yoga dan olahraga hingga kejutan ketika berdiri di atas timbangan, perjalanan tersebut menjadi bagian dari upayanya memahami kondisi tubuh dan menemukan pola hidup yang terasa lebih sesuai untuk dirinya.

Article ad after last paragraph