Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Kolaborasi Jakarta Fashion Week X LEPAS: Kendaraan sebagai Bagian Identitas Gaya Hidup

Jakarta Fashion Week (JFW) dan merek premium kendaraan energi baru, LEPAS, bekerja sama memperkuat tren gaya hidup urban modern. Ini upaya tangkap pergeseran gaya hidup.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS – Jakarta Fashion Week (JFW) dan LEPAS, merek premium kendaraan energi baru (NEV), menjalin kolaborasi erat untuk memperkuat tren gaya hidup urban modern. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk menangkap pergeseran minat dan preferensi masyarakat perkotaan.

Kini, kendaraan tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi semata, namun juga telah bertransformasi menjadi media ekspresi diri dan bagian integral dari identitas pribadi seseorang. Ketua Jakarta Fashion Week, Svida Alisjahbana, mengungkapkan bahwa keputusan untuk menjalin kerja sama ini didasari oleh kesamaan visi kedua belah pihak dalam melihat tren yang berkembang.

“Kami melihat otomotif hari ini, juga fesyen hari ini, kembali ke pengguna. Mereka mencari keaslian dan kami melihat di LEPAS pasar premium tapi mudah diakses, kami juga di Jakarta Fashion Week selalu membawa yang terdepan, yang premium, dan juga mudah diakses. Jadi ini kolaborasi yang sangat kuat,” kata Svida.

Pengunjung JFW Terbuka Terhadap Inovasi Baru

Svida menambahkan bahwa pengunjung JFW merupakan kelompok yang sangat terbuka terhadap berbagai inovasi baru. Mereka adalah para early adopters atau pengadopsi awal dalam dunia fesyen.

Article ad in the middle of article

Sebagai early adopters, mereka juga cenderung lebih terbuka untuk melihat mobil-mobil terkemuka. Svida menilai ini sebagai cara yang tepat untuk memperkenalkan komunitas JFW agar bereksperimen dengan LEPAS.

“Pengunjung JFW adalah kelompok yang terbuka untuk inovasi baru. Orang-orang yang menghadiri Jakarta Fashion Week adalah pengadopsi awal dalam fesyen. Sebagai pengadopsi awal, mereka lebih terbuka untuk melihat mobil-mobil terkemuka. Jadi kami melihat ini sebagai cara yang cocok untuk mengkomunikasikan komunitas Jakarta Fashion Week untuk bereksperimen dengan LEPAS,” tambahnya.

Desain sebagai Ekspresi Diri dalam Berkendara

Dari sisi manufaktur, LEPAS menyambut kolaborasi ini sebagai bentuk penguatan posisi merek di segmen gaya hidup. Wakil Direktur Negara LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, menyatakan bahwa desain dan fesyen adalah elemen intuitif yang saling melengkapi dalam filosofi berkendara.

“Bagi LEPAS, desain selalu memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar estetika. Desain adalah cara kami membawa pengalaman, karakter, dan emosi ke dalam setiap perjalanan,” ujar Temmy.

Oleh karena itu, berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week terasa sangat alami bagi mereka. Kedua pihak percaya bahwa desain yang baik tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gaya hidup seseorang.

“Oleh karena itu, berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week terasa sangat alami, karena kami berdua percaya bahwa desain yang bagus tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gaya hidup seseorang,” imbuhnya.

Temmy menjelaskan, fokus kerja sama ini ditujukan kepada masyarakat yang menaruh perhatian tinggi pada penampilan dan gaya hidup secara keseluruhan. Hal ini tidak hanya sebatas pada fungsi kendaraan untuk berpindah tempat.

“Mengendarai mobil bukan hanya sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga mengekspresikan gaya hidup pemiliknya,” kata Temmy.

Perwujudan Kolaborasi dan Strategi LEPAS ke Depan

Proses kurasi untuk menggabungkan desain fesyen dengan karakter estetika kendaraan ini membutuhkan persiapan sekitar tujuh bulan. Hasil kurasi tersebut diwujudkan melalui peragaan busana di runway stan LEPAS dengan tema “New Energy, New Lifestyle”.

Acara ini menampilkan karya-karya dari desainer lokal terkemuka, yaitu Othman dan Danjyo Hiyoji. Dalam partisipasinya di GIIAS 2026, LEPAS turut meluncurkan dua kendaraan elektrifikasi unggulan dengan semangat “Drive Your Elegance”, yaitu LEPAS E4 EV dan LEPAS L8 PHEV.

Terkait strategi ekspansi, LEPAS saat ini berfokus pada penguatan fondasi jaringan layanan di Indonesia. Langkah ini dilakukan sebelum perusahaan mendorong angka penjualan secara masif.

“Saat ini kami sedang membicarakan bagaimana kami menyiapkan jaringan terlebih dahulu di kota-kota besar di Indonesia, baik dari segi penjualan maupun purnajual. Setelah itu, kami akan fokus pada volume penjualan,” pungkas Temmy.

Article ad after last paragraph