Kamis, 03 September 2026
Hot

Mengenal Gunung Endut, Pendakian Unik di Banten

Gunung Endut, sebuah gunung di Lebak, Banten, menawarkan keunikan alam dan sejarah. Ketahui lebih lanjut tentang potensi wisata dan legenda di baliknya.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRES, BANTEN – Gunung Endut, yang berlokasi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, merupakan salah satu gunung tertinggi di wilayah tersebut dengan ketinggian mencapai 1.207 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Secara administratif, gunung ini tersebar di empat kecamatan: Cipanas, Lebakgedong, Muncang, dan Sobang.

Terdapat enam fakta menarik mengenai Gunung Endut yang patut diketahui.

  1. Gunung ini secara keseluruhan masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Sungai Cisimeut, salah satu sungai penting, berhulu di gunung ini. Kawasan TNGHS sendiri dikenal memiliki berbagai objek wisata alam lainnya seperti Cikaniki yang merepresentasikan ekosistem hutan hujan tropis alami, Kawah Ratu dengan air terjun dan area perkemahan, serta Loji di Kabupaten Bogor yang menawarkan suasana hutan pegunungan.
  2. Jalur pendakian Gunung Endut belum banyak dikenal dan jarang didaki. Hal ini disebabkan oleh akses menuju kampung terdekat puncaknya yang masih buruk, serta adanya mitos dan cerita dari warga setempat yang menganggapnya sebagai hutan larangan. Fasilitas seperti pondok pendakian (shelter) dan penanda pos juga minim. Namun, pendakian tetap dapat dilakukan dengan menyewa pemandu dari warga lokal untuk menghindari tersesat akibat minimnya penanda dan lebatnya tutupan hutan.
  3. Di sekitar kaki Gunung Endut, ditemukan beberapa sumber mata air panas. Pada tahun 2016, sempat muncul wacana untuk mengembangkan potensi panas bumi sebesar 80 MW di area tersebut. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sosialisasi survei landaian suhu telah dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, namun realisasi proyek belum terjadi hingga kini.
  4. Titik awal pendakian menuju Gunung Endut terletak di Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, berjarak sekitar 100 kilometer dari Jakarta. Perjalanan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum hingga ke Desa Cibadak, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki. Bagi pendaki, titik memulai pendakian yang lebih nyaman adalah di Kampung Cilebu, Desa Pasirhaur, Kecamatan Cipanas Lebak, yang memiliki area datar biasa digunakan untuk berkemah dan dapat diakses dengan sepeda motor. Pendakian dari Kampung Cilebu menuju puncak diperkirakan memakan waktu 4 hingga 5 jam, tergantung kondisi fisik dan cuaca.
  5. Rute pendakian dimulai dari area berkemah Kampung Cilebu (730 Mdpl). Perjalanan menuju Pos 1 (Cepak Nangka) membutuhkan waktu 1,5 hingga 2 jam. Selanjutnya, dari Pos 1 ke Pos 2 (Rajeg) memakan waktu 1 hingga 1,5 jam. Dari Pos 2, pendakian menuju Pos 3 (Pasir Ipih) hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Terakhir, dari Pos 3, pendaki akan mencapai Puncak Gunung Endut (1.207 Mdpl) dalam waktu sekitar 30 menit. Gunung Endut dianggap cocok untuk pendaki pemula karena tidak memerlukan usaha ekstra keras untuk mencapai puncaknya. Pemandangan matahari terbit dan terbenam dari puncak gunung ini sangat indah dan dramatis saat cuaca cerah, ditambah dengan kabut tipis di pagi hari yang menambah kesan magis.
  6. Di puncak gunung ini terdapat sebuah makam keramat. Gunung Endut juga kaya akan nilai sejarah dan legenda. Menurut cerita warga setempat, gunung ini dipercaya sebagai tempat bersemayamnya roh leluhur, di mana beberapa penduduk masih melakukan ritual penghormatan. Selain itu, ditemukan situs-situs bersejarah seperti batu megalitikum yang menarik minat para peneliti sejarah dan arkeologi.
Article ad in the middle of article
Article ad after last paragraph