HARIANEXPRESS— Kombinasi apel dan selai kacang kini menjadi tren menu diet yang semakin populer di kalangan selebritas Korea Selatan, seperti aktris Go Yoon Jung hingga pemandu sorak Lee Da Hye. Menu sederhana ini sering dimanfaatkan sebagai menu sarapan atau camilan harian yang dianggap ampuh membantu mengontrol berat badan. Namun, benarkah perpaduan kedua bahan ini efektif menurunkan berat badan dari kacamata medis?
Secara nutrisi, selai kacang mengandung lemak tak jenuh dan protein tinggi yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menstabilkan kadar gula darah. Di sisi lain, buah apel kaya akan serat pangan serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Ketika dikonsumsi secara bersamaan, serat dari apel dan lemak-protein dari selai kacang memperlambat penyerapan gula, sehingga mampu menekan nafsu makan berlebih.
Meski demikian, para pakar kesehatan mengingatkan bahwa kombinasi ini bukanlah “menu ajaib” penurun berat badan secara otomatis. Selai kacang merupakan makanan padat energi yang juga mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, justru asupan kalori akan melonjak dan berisiko memicu kenaikan berat badan hingga masalah kesehatan lainnya, seperti perlemakan hati ( perlemakan hati ). Kandungan fruktosa pada apel dalam jumlah yang tidak terkontrol pun dapat membebankan kerja organ hati.
Oleh karena itu, ada dua hal utama yang wajib diperhatikan jika ingin mencoba menu ini:
-
Pilih Selai Kacang Murni: Gunakan produk yang 100 persen terbuat dari kacang tanpa tambahan gula, garam, pengawet, atau minyak hidrogenasi.
-
Batasi Porsi: Batasi asupan selai kacang sekitar dua sendok teh kecil per hari yang disajikan bersama beberapa irisan apel segar.
Pada akhirnya, kunci utama penurunan berat badan yang aman dan berkelanjutan tetap terletak pada Keseimbangan Kalori Total, aktivitas fisik yang teratur, pola tidur yang cukup, dan konsumsi makanan bergizi seimbang, bukan semata-mata bergantung pada satu jenis menu tertentu.


