Sastria Danol Penulis
Harian Express Lifestyle – Empat kebiasaan buruk menjelang tidur berpotensi merusak pembuluh darah, memicu dampak serius bagi organ vital tubuh. Sabtu, (05/09/2026)
Kualitas tidur malam seharusnya menjadi periode istirahat dan pemulihan bagi tubuh. Namun, beberapa aktivitas sepele di malam hari ternyata menyimpan ancaman tersembunyi, terutama bagi sistem pembuluh darah yang vital.
Kerusakan pada sistem pembuluh darah dapat menyebabkan efek berantai yang mengganggu berbagai fungsi organ secara simultan. Ini adalah ancaman terbesar dari kebiasaan buruk menjelang tidur.
Dokter Spesialis Urologi, dr. Andika Afriansyah, menjelaskan pentingnya pembuluh darah dalam mengalirkan nutrisi ke seluruh organ. Kerusakan pada pembuluh darah dapat memicu kegagalan organ dan masalah kesehatan serius lainnya.
“Satu bagian tubuh yang kalau rusak, ginjal, mata, jantung ikut rusak bareng-bareng. Dan empat kebiasaan sebelum tidur ini juga bisa merusaknya. Namanya pembuluh darah. Dia yang bantu jalannya nutrisi ke seluruh organ kita, bahkan organ intim laki-laki. Jadi kalau pembuluh darahmu rusak, kamu bisa kena gagal ginjal atau juga impotensi,” ujar dr. Andika Afriansyah (Dokter Spesialis Urologi).
Andika menyoroti empat kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat tanpa menyadari risikonya sebelum tidur. Dari keempat kebiasaan tersebut, salah satunya adalah merokok sebelum tidur.
Meskipun dianggap dapat memberikan efek relaksasi, zat kimia dalam rokok justru merusak struktur internal saluran darah. Kerusakan ini terjadi secara terus-menerus dan tidak mengenal waktu.
Memahami bahaya kebiasaan ini penting untuk menjaga integritas pembuluh darah. Kesehatan pembuluh darah yang prima adalah kunci untuk mencegah komplikasi pada ginjal, mata, jantung, dan organ vital lainnya.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan buruk ini agar tubuh dapat memulihkan diri dengan optimal selama tidur. Perubahan gaya hidup sehat sebelum tidur dapat melindungi sistem peredaran darah, berikut 4 hal yang perlu dihindari sebelun tidur.
1. Merokok sebelum Tidur Banyak orang menganggap merokok sebatang sebelum tidur dapat memberikan efek relaksasi. Padahal, zat kimia di dalam rokok bekerja merusak struktur bagian dalam saluran darah tanpa memandang waktu.
2. Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam Mencamil mie instan, keripik, atau gorengan menjelang waktu tidur dapat memicu lonjakan tekanan darah. Jika hal ini terjadi terus-menerus setiap malam, struktur dinding pembuluh darah akan kehilangan elastisitasnya. “Mi instan, keripik, atau gorengan sebelum tidur. Garam bikin tekanan darah naik. Tekanan yang tinggi tiap malam, dinding pembuluh darah kamu lama-lama kaku dan rusak,” jelasnya.
3. Scrolling Media Sosial hingga Larut Malam Kebiasaan menatap layar ponsel hingga larut malam memotong durasi tidur yang dibutuhkan tubuh. Kurang tidur secara konsisten menghalangi penurunan tekanan darah alami yang seharusnya terjadi saat malam hari. “Scroll HP sampai jam 2 malam. Masalahnya bukan di HP-nya, tapi tidur kamu yang kurang terus-menerus. Jam tidur yang pendek bikin tekanan darah malam nggak turun dengan baik. Padahal waktu malam itu adalah waktu pembuluh darah untuk istirahat,” ungkap dia.
4. Makan Makanan Berat dan Berkalori Tinggi Mengonsumsi makanan berat seperti martabak, sate padang, atau nasi goreng menjelang tengah malam menyumbang kalori, gula, dan lemak jenuh berlebih. Penumpukan lemak ini berisiko menyumbat dan menyempitkan aliran darah. “Martabak, sate padang, atau nasi goreng yang dipesan jam 11 malam. Kalorinya itu bisa setara dua kali makan siang. Tinggi lemak, tinggi tepung, tinggi gula. Kalau tiap malam dimakan, lemaknya numpuk di dinding pembuluh darah dan bikin pembuluh darah jadi sempit,” pungkasnya.


